Selasa, 03 Desember 2013

Sumber Daya Menentukan Kemajuan Negara


Pembangunan suatu bangsa memerlukan dua asset utama atau “daya” yang disebut sumber daya (resources), yakni sumber daya alam (natural resources), dan sumber daya manusia (human resources). Kedua sumber daya tersebut sangat penting dalam menetukan keberhasilan suatu pembangunan. Tetapi apabila dipertanyakan sumber daya mana yang lebih penting diantara kedua sumber daya tersebut, maka jelas sumber daya manusialah yang leih penting.[1]
Hal ini dapat kita amati dari kemajuan-kemajuan suatu Negara sebagai indicator keberhasilan pembangunan bangsa tersebut. Meskipun suatu Negara kurang memiliki sumber daya alam yang kurang, tetapi sumber daya manusianya hebat maka Negara tersebut bisa menjadi lebih maju daripada yang akan kaya sumber daya alamnya. Seperti, Jepang, Singapura dan korea. Mereka lebih mengutamakan kualitas manusianya agar dapat mengelola sumber daya alam yang terbatas dinegaranya, dan sekarang kita bisa melihat dan merasakan bagaimana negara-negara tersebut maju.
Berbeda lagi dengan Negara Timur Tengah yang banyak memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi manusianya belum hebat. Karena mereka kurang mementingkan sumber daya manusianya, maka kemajuannya kalah dengan Negara Jepang, Singapura dan Korea.
Masalah sumber daya manusia dapat kita lihat dari dua aspek, yaitu kualitas dan kuantitas. Kuantitas menyangkut banyaknya penduduk  yang dapat berkontribusi dalam pembangunan atau malah menjadi beban pembangunan. Kuantitas manusia tanpa disertai kualitas yang baik juga dapat menjadi beban pembangunan  suatu bangsa. Sedangkan kualitas sumber daya manusia itu menyangkut mutu sumber daya manusianya sendiri, kemampuan fisik maupun kemampuan non-fisik (kecerdasan dan mental). Sumber daya manusia yang memadahi akan dapat mengelola sumber daya alam dengan efektif dan efisien. Jadi, sumber daya manusia itu sangat penting  bagi suatu kemajuan Negara, tetapi sumber daya alam pun tetap diperluhkan.
Selain dari kualitas dan kuantitasnya sumber daya manusia dapat dilihat dari aspek fisik dan nonfisik. Aspek fisik meliputi kesehatan dan pemenuhan gizi. Sedangkan aspek nonfisik dapat melalui pelatihan dan pendidikan untuk memdapatkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Jika dilihat secara mikro, dalam lingkungan suatu unit kerja maka sumber daya manusia itu adalah tenaga kerja, karyawan atau pegawai (employe)[2]. Peranannya juga sangat penting bagi perusahaan atau lembaga-lembaga dalam mencapai tujuannya. Fasilitas yang lengkap dan kualitas dari manusianya itu menjadi hal penting bagi perusahaan.
Dalam suatu departement atau lembaga-lembaga yang ada dimasyarakat sudah banyak mempunyai visi, misi dan tujuan masing-masing. Sehingga dibutuhkan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi oleh tenaga-tenaga yang berkualitas atau professional.
Perkembangan teknologi juga dapat mempengaruhi berhasilnya dalam mencapai suatu tujuan perusahaan. Penggunaan teknologi baru juga harus dibarengi dengan tenaga yang mumpuni pula. Agar hal tersebut dapat diwujudkan biasanya diadakannya pelatihan sehingga dalam penggunaannya dapat efisien dan dapat mencapai hasil kerja yang optimal.
 Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa suatu perusahaan itu membutuhkan banyak sumber     daya manusia (kuantitas) dengan kualitas yang terjamin, sehat jasmani dan rohaninya untuk dapat diberdayakan dalam mencapai tujuan yang diinginkan.


[1] Soekidjo Notoatmodjo, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta: Rineka Cipta, 2009. Hlm 1
[2] Ibid, hlm 7

0 komentar:

Posting Komentar